Click here for Myspace Layouts

Jumat, 08 April 2011

My Love In SM part 5

Cast:~ YOU as Shin Lee Ce 
~ Jaejong DBSK
~Yoseob B2ST
~ Kim Young Ok as Nenek
~ Jerry Yan


Lee P.O.V
“ Ada apa sebenarnya kenapa kakak menarikku seperti ini???” Tanyaku pada  Kak Jerry yang kelihatan sangat panik , entah apa yang ada dipikirannya saat itu... tapi aku benar-benar merasa terjadi sesuatu pada nenek, apalagi ekspresi kak Jerry saat ini terlihat sangat serius ” Hey jawab pertanyaanku oppa...”  pintaku sambil berusaha melapaskan cengkraman Jerry oppa .

” Nenek sedang sakit, dia ingin bertemu denganmu.....” Jawab Jerry oppa dengan wajah yang sangat serius, bahkan terlihat lebih serius dari biasanya. setelah menjawab pertanyaanku Jerry oppa kembali menarikku menuju mobilnya.

” Tunggu dulu....”
” Ada apa lagi??” tanya  kak jerry
” Aku ingin menelfon seseorang kakak masuk saja dulu .....” ucapku sambil mengambil handphone di saku jaketku
” Baiklah.... jangan lama-lama kakak tunggu di mobil” ucap kak jerry sambil masuk ke dalam mobil, aku pun segera menelfon Jaejong .....

” Annyeong haseyo.....” sapaku
” Ne.... jaejong disini….. siapa ini????” Tanya Jaejong
” Ini aku jaejong, sebaiknya kau segera kembali ke kantor”
” Memangnya kenapa???” tanya Jaejong
” Aku harus pulang ke Taiwan sekarang, tadi kakakku menjemputku....” Jawabku
” Baiklah.....  kapan kau kembali????” Tanya Jaejong
” Secepatnya...... sudah dulu y... oppaku sepertinya sudah lama menungguku...”
” Iya hati-hati di jalan.....”


” Lee,,,, cpat masuk....” Ucap kak jerry yang tampak terburu-buru
” Iya,iya sabarlah......” jawabku sambil berjalan masuk  ke dalam mobil




 Taiwan Airport

” kakak bisakah kau berjalan pelan-pelan.... jangan cepat-cepat seperti ini...... kakiku sakit.... ” Ucapku sambil berusaha mengejar langkah kaki kak Jerry
” Kalau kita berjalan pelan-pelan bagaimana dengan para fansku???” 
” Iya,iya...... aku tau , lalu kita pulang  dengan apa???? Mobil kakak bukannya masih di Korea.....??” Tanyaku
” Pacarmu yang akan menjemput kita...” ucap kak Jerry yang berhasil membuatku kebingungan
” Apa maksud kakak???? Pacar??? Tapi siapa????” Tanyaku
” Sudahlah kau akan segera tau, nah.. kita sudah sampai.......” uacap kak Jerry sambil menghentikan langkahnya tepat di depan sebuah mobil yang berada di depan pintu keluar bandara. Tidak lama kemudia keluar seorang namja yang terlihat sangat tidak asing untukku, tapi entah kenapa aku tidak ingat padanya
”Lee!!!!! Akhirnya kau kembali juga.........” Teriak namja itu sambil memelukku erat
” Hey.... si...si... apa kau????” Tanyaku sambil berusaha melepaskan pelukan namja itu yang membuatku susah bernafas
”Hey.... mana mungkin kau melupakan aku.... ce” Ucap namja itu sambil melepaskan pelukannya dan menatapku dengan pandangan penuh kekecewaan.
Tapi panggilan itu.... satu-satunya orang yang memanggilku seperti itu hanyalah...
” Yang Yoseob..... benarkah itu kau????” Tanyaku untuk memastikan bahwa namja itu benar-benar teman masa kecilku

” Nah..... sekarang baru ingat” ucap Yoseob menyindirku
” Hey..... sampai kapan kalian akan  mengobrol disitu???” sindir  kak Jerry

” Hahahaha..... baiklah ayo kita berangakat” teriak Yoseob sambil membuka pintu mobilnya.


*
Di rumah

” akhirnya sampai juga....” ucapku sambil keluar dari dalam mobil
” Baiklah.... kalau begitu aku pulang dulu” ucap Yoseob
” Eh... sebaiknya kau menginap dulu disini....  lagipula kau sudah lama sekali tidak menginap disini...” suruh kak jerry
” Asyikkkk..... berarti aku akan tidur satu kamar dengan Lee lagi....” teriak Yoseob sambil tersenyum dengan  tampang polosnya
” Eh... eh,eh.... kenapa namaku dibawa-bawa ......  lagipula, terakhir kali kau satu kamar denganku itu saat kita berumur 5 tahun ..... Tidak bisa ”
” Sudahlah..... kenapa kalian tiba-tiba bertengkar seperti ini, lebih baik kalian segera masuk dan istirahat.....” nasihat Kak Jerry sambil mengelus kepalaku dan Yoseob
” Oh ya mana nenek???” Tanyaku sambil melepas sepatu tepat di depan rumah
” lebih baik kau memeriksa nenek nanti saja. Kau kan baru saja sampai.” Nasihat Kak Jerry
” Lebih baik aku periksa nenek sekarang , lagipula nenek pasti belum tidur” Ucapku sambil berjalan menuju kamar nenek


____-
”Nenek......” sapaku sambil memeluk nenek
” Lee.... kapan kau sampai?? kenapa kau kemari???” Tanya nenek
” Aku kesini karena nenek.. aku dengar nenek mencariku....”
” Iya..... memang ada yang ingin nenek bicarakan denganmu.....” ucap nenek dengan  wajah yang menunjukkan kekhawatiran....
” Apa yang nenek ingin bicarakan denganku???” Tanyaku
” Apa kau sudah bertemu dengan Changmin??”  entah mengapa saat nenek menanyakan hal ini.... nenek menjadi benar-benar serius
” Tentu saja nenek.... kami kan satu kantor , jadi mana mungkin aku belum bertemu dengan kak Changmin...” Jawabku
” Lalu ....” Entah mengapa nenek tidak meneruskan perkataannya
” Lalu kenapa nek???” Kenapa nenek tidak melanjutkan kalimat nenek??” Tanyaku
” Ah. Tidak apa-apa..” Jawab nenek
” Ada yang nenek sembunyikan dariku ya,..” Tanyaku sambil memeriksa tekanan darah nenek
” Ti..... Tidak......” Bantah nenek
” Lalu sekarang jelaskan padaku kenapa tiba-tiba nenek mencariku??? Jangan bilang nenek hanya ingin bertanya tentang kak Changmin” Tanyaku
” Nenek hanya rindu padamu.. itu saja..” Jawab nenek sambil tersenyum kecil
” Benarkah..... aku juga sangat merindukan nenek kok......” ucapku sambil memeluk nenek
” Jadi. Kau tidak merindukan aku ya.....” ucap Yoseob yang tiba-tiba saja muncul
” Tidak sama sekali... PD sekali kau ...” bantahku
” Tega sekali kau , jika aku tahu seperti ini jadinya  lebih baik aku tetap di Korea...” sindir yoseob

” Ah....... jangan marah oppa aku kan cuman bercanda... Tapi  sejak kapan kau tinggal di Korea???” Tanyaku
” Sudah satu tahun ini aku disana... tahun ini aku akan debut juga.....” Jawab Yoseob dengan menunjukkan wajah sok keren

” Debut??? Solo debut???”
” Tidak.... ”
” Boyband.....” Tanyaku
”  Ne......” Jawab Yoseob sambil  menganggukkan kepalanya
” Memangnya kau bisa apa???” sindirku
” Kau meremehkan aku ya..... jangan salah suaraku bagus. Jangan samakan aku denganmu” Ucap yoseob yang balik menyindirku
” Jadi suaraku jelek ya........ OK !!!!! Mulai sekarang jangan pernah menyapaku dan curhat apapun padaku anggap saja kita tidak pernah bertemu Yang Yoseob!!!” Ancamku sambil bergegas meninggalkan kamar nenek
” Hey begitu saja marah....  Jangan marah Lee ,aku hanya bercanda. Suaramu bagus kok....” ucap Yoseob sambil menahanku keluar  dari kamar nenek

” Sudah, sudah ada apa dengan kalian berdua?? Tidak biasanya kalian bertengkar seperti ini???” ucap nenek mencoba melerai kami
” Mungkin karena kami tidak pernah bertemu 5 tahun ini...” ucap yoseob
” Lebih baik sekarang kalian istirahat....” Suruh nenek
” Baik nek.....” Jawab yoseob
” Kalau begitu kami keluar dulu.....” tambahku sambil menutup pintu kamar nenek

” Lee... ini kan masih siang bagaimana jika kita pergi melayat ayahmu.... sudah lama kita tidak pergi kesana, ” usul yoseob
” Kenapa kau tiba-tiba......”
” Aku tahu kau sedang ada masalah, aku juga tahu jika kau pasti tidak mau menceritakan padaku...... Jadi lebih baik kita ke makam ayahmu saja” ucap Yoseob menyela kata-kataku sambil mengelus kepalaku
” Baiklah kalau begitu, aku ijin dulu ke Kak Jerry”
” Kak Jerry sudah pergi saat kau bersama nenek, katanya ada urusan mendadak” ucap Yoseob
” Kalau begitu...” belum selesai aku berbicara tiba-tiba Yoseob kembali menyela perkataanku
” Bunganya sudah kusiapkan, lebih baik sekarang kita berangkat” ucap yoseob sambil menarikku



_______ Makam

” Ayah....... apa kabar???tidak ada yang berubah dari tempat ini, sama seperti saat terakhir kali aku kemari.... Oh ya hari ini aku membawakan bunga kesukaan ayah  bunga mawar putih dan aku kesini juga dengan Yoseob.....” ucapku di depan makam ayah
” Siang paman...”
” Oh ya sake kesukaan ayah ketinggalan di mobil , biar aku ambilkan dulu...” ucapku sambil berjalan menuju ke mobil
” Biar aku saja yang mengambilnya” ucap Yoseob sambil menarik bahuku
” Auuuuwwwwww” teriakku merintih kesakitan
” Hey ada apa dengan bahumu????” tanya Yoseob yang kelihatan cemas
” Hanya goresan pisau biasa. Kok” jawabku
” Tapi bagaimana bisa hal ini terjadi padamu????”
” Kemarin saat aku berjalan tiba-tiba ada orang yang membawa pisau terjatuh, dan pisaunya tidak sengaja mengenaiku” Jawabku sambil mencari-cari alasan
” Benarkah??? Kau tidak sedang berbohong padaku kan????” Tanya Yoseob
” Tentu saja tidak, untuk apa aku berbohong padamu??” Jawabku
” Baiklah aku akan mengambilkan sake kesukaan ayahmu di mobil dulu...” ucap Yo seob sambil berjalan menuju mobilnya
 Sementara Yoseob mengambilkan Sake kesukaan ayah aku menceritakan semua keluhku di depan makam ayah


” Ayah...... tahukah ayah banyak sekali hal yang tejadi padaku di Korea...... Oh ya ayah ingat tidak Kim Jaejong yang sering kuceritakan pada ayah disini??? Dia satu kantor denganku lho, meskipun dia terlihat menyebalkan tapi ternyata dia sangat baik . Tapi ada satu hal lagi yang ingin kutanyakan pada ayah. Apakah ibu masih hidup???  Apakah benar yang bersama kak Changmin saat itu adalah ibu??? Jika iya kenapa ibu begitu membenciku??? Bisakah ayah mendengarkanku??? Aku tidak mengerti semua ini ayah... Bisakah ayah menjelaskan semua ini padaku???? Sebenarnya apa yang terjadi saat kecelakaan iu terjadi??? Benarkah aku penyebab kematian ayah??? Tapi kenapa aku tida ingat semua itu??? Ayh....... aku ingin ayah menemaniku disini.... aku ingin bersama ayah” ucapku sambil menangis di depan makam ayah, namun tiba –tiba ada seseorang yang memelukku
” Tidak ada yang perlu kau tangisi Lee, kau masih punya aku nenek, dan kak Jerry. Jika kau mau aku bisa mendengarkan semua ceritamu. Bukan salahmu jika kau tidak ingat semua itu” ucap Yoseob sambil memelukku
” Aku sudah berusaha mengerti semua keadaan ini,, tapi aku tidk bisa....... Aku tidak bisa mengerti kenapa ibu membenciku... Aku tidak mengerti kenapa suaranya....... suara ibu yang dulu selalu memujiku dan membanggakanku sekarang berbalik mencelaku, memarahiku, menghinaku...... Aku juga tidak bisa mengerti kenapa Jerry, Changmin oppa , dan nenek menyembunyikan semua ini...... Mengapa mereka tidakmengatakan padaku yang sejujurnya....” Keluhku
” Kakak dan nenekmu pasti punya alasan menyembunyikan semua ini padamu Lee, mungkin mereka tidak ingin kau sedih....” ucap Yoseob yang coba menenangkanku
”  Apa yang harus aku lakukan sekarang oppa.? Aku bingung?” Tanyaku

”  Bersabarlah.... lakukan apa yang bisa kau lakukan untuk ibumu, aku yakin cepat atau lambat ibumu akan memaafkanmu dan kembali seperti dulu, dia akan kembali menyayangimu seperti dulu”
” ” Terima kasih oppa”
” sama-sama, lebih baik sekarang kita pulang .... hari sudah mulai gelap” suruh Yoseob
” Baiklah” ucapku sambil berjalan menuju mobil bersama Yoseob



***** Di rumah

” Kami pulang.....”
” Darimana kalian,??? Lee.. Kenapa matamu sembab begitu?? Kau habis menangis ya?? Apa Yoseob menjahilimu????” tanya kak jerry
”  A.... aku tidak menjahilinya kok kak..... Lagi pula dia tidak pernah menangis jika aku menjahilinya.....” bantah Yoseob
” Sudahlah ... aku masuk dulu ya... aku ingin istirahat” ucapku sambil berjalan masuk ke dalam rumah
” Hey,,, kenapa kau tidak bersemangat begitu??” Tanya kak Jerry
” Aku hanya lelah.... aku mau tidur, ” jawabku
” Sebelum kau istirahat makan dulu sana......” suruh Kak Jerry
” Yoseob..... Ayo cepat temani aku makan..” suruhku
” Baiklah.....” Ucap Yoseob dengan senangnya

” Kak Jerry, Kak Jerry tidak makan????” Tanyaku sambil berteriak di meja makan
” Tidak.... tadi aku sudah makan dengan nenek” Jawab kak Jerry

”  Sudah ayo cepat makan”
” Iya,iya” gerutuku
” Hey, Yoeseob...” panggilku
” Ada apa???” Tanya Yoseob
” Hari ini cerah sekali ya.....” Jawabku
” Memangnya kenapa kalau hari ini cerah??”  Tanya Yoseob sambil menghabiskan makanannya yang tersisa

” Bintang....” Jawabku sambil tersenyum
” Bintang??? Maksudmu??”
” Ah. Masa kau tidak ingat??” Tanyaku
” Tidak.....” Jawab Yoseob yang sepertinya masih berpikir
” Ya sudah kalau begitu..... tidak jadi...” Ucapku
” Tu... tunggu dulu aku sudah ingat” Teriak Yoseob
” Tapi kita lakukan setelah mencuci piring ya.....” Ucapku sambil tersenyum
” Baiklah.....”

” Nah..... akhirnya selesai juga......” Ucapku
” Lee ayo cepat.....” Keluh Yoseob sambil menarik tnganku
” Iya, iya.....”  Aku dan Yoseob pun segera menuju ke halaman belakang rumah
 Setelah sampai di halaman belakang rumah kami segera berbaring di atas rumput dan memandang bintang-bintang.


” Hey .. Lee sudah berapa lama ya kita tidak seperti ini???” Tanya Yoseob
” Kurang lebih 5 tahun.....” Jawabku
” Seperti biasa ada yang ingin kuceritakan padamu...” ucap Yoseob
” Apa itu??? Maslah wanita??” Tanyaku

” Bukan.... tapi masalah debutku nanti bersama teman-teman”Ucap Yoseob sambil menatap ke arahku , aku pun juga menatapnya ke arah sebaliknya
” Berarti aku juga debut dong....”  candaku
” Ha???” Ucap Yoseob yang terlihat kebingungan
” Aku kan temanmu.....” Jelasku
” Hahahahahaha kau ini ada-ada saja”
”Oh ya kapan kau kembali ke Korea???” tanyaku
” Besok, karena debutku lusa.” Jawab Yoseob
” Lalu apa yang ingin kau ceritakan padaku???” Tanyaku

” Aku benar-benar  sangat nervest ketika mendengar kata panggung, apalagi saat aku berlatih di atas panggung..... Badanku gemetaran Lee”
” Benarkah???” Tanya Lee
” Untuk itu bisakah kau melakukan sesuatu untukku??? Tanya Yoseob
” Tentu saja , jika aku bisa aku pasti akan bantu kok.” Jawabku
” Aku ingin kau datang dan melihatku saat perfomku pertamaku di panggung” Pinta Yoseob
” Baiklah...... Oh ya besok aku ikut pulang bersamamu ”
” Eh ada bintang jatuh......” Ucap Yoseob , aku pun segera meminta permohonan

Bintang.... tolong kabulkan permintaanku...Aku ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadiPada ibu....  dan alasan mengapa kak Jerry dan Nenek berbohong padakuAku mohon sampaikan pada Tuhan permohonanku ini bintang, aku mohon...

Setelah menyampaikan permohonanku tiba-tiba Yoseob menggenggam tanganku dan berkata ” Tenang saja Lee aku akan selalu ada disini untukmu.... aku akan tersenyum saat kau tersenyum, aku akan memelukmu saat kau menangis, dan aku akan menggenggam tanganmu saat kau sedang kesusahaan dan bersedih seperti ini”
” Terima kasih  oppa.....”ucapku
” Hey,,, lama-lama aku benar-benar bingung padamu” gerutu Yoseob
” Bingung???? Bingung kenapa??” Tanyaku
” Terkadang kau memanggilku oppa, terkadang Yoseob, yang paling parah lagi terkadang kau memanggilku appa.... Sebenarnya kau itu ingin memanggilku apa sih??? Oppa, Yoseob, atau Appa??” Tanya Yoseob
” Ya... ketiganya” Jawabku santai
” Kau ingin mempermainkanku ya???”
” Tidak....... kok”
” Dasar......” Gerutu Yoseob
” Justru itulah ciri khasmu...” ucapku lirih
” Kau tadi bilang apa??” Tanya Yoseob
” Tidak kok.....” Jawabku
” Untung saja tidak ada meeting, jadi bisa santai”  Ucap Yoseob
” Apa kau tadi bilang meeting???”

Astaga bagaimana ini .....
Besok sorekan ada meeting....
Haduh......





Gawat aku belum menyiapkan apapun.....
Aku harus segera menyiapkan semuanya sekarang


Gerutuku sambil berlari menuju kamar dan menutup pintu dengan kasar...
Bagaimana ini bisa-bisa aku dipecat karena masalah ini
Tapi apa yang harus aku sampaikan besok.....







TBC
Kritik dan saran ditunggu^^
Gomawo^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar