Click here for Myspace Layouts

Sabtu, 05 Maret 2011

My Love In SM part 4

Cast: YOU as Shin lee ce
*Jaejong DBSK
*Yunho DBSK
*Changmin DBSK


Jaejong P.O.V


 ” Bagaimana Kucing jelek kau masih berani mengatakan aku tidak bisa apa-apa??” Tanya Lee  sambil bergegas meninggalkan ruang latihan
” Diamlah....” jawabku, tapi bagaimana bisa dia menyelesaikannya ??? orang yang suadah berpengalaman saja tidak mungkin bisa melakukannya
 ” Oh ya Junsu oppa kau jadi mentraktirku ice cream??” Tanya Lee pada Junsu
” Tentu saja....” Jawab Junsu sambil tersenyum
” Lee......” teriak Yunho sambil berusaha  menyumpal hidung Lee dengan tisu.
” A.. ada apa dengannya????” tanyaku
” Sudah jelas di pingsan , Changmin cepat siapkan mobil kita bawa Lee ke Rumah Sakit” Suruh Yunho
” Hey ada apa dengan kalian ????? dia hanya pingsan?? Kenapa kalian sepanik itu???” Tanyaku
” Hanya pingsan katamu???? Bagaimana kalau terjadi sesuatu padanya?? ” Teriak Changmin sambil menarik kerah bajuku
” Sudahlah sebaiknya cepat ambil mobilmu” Ucap Junsu yang mencoba melerai kami
” Baiklah....”
Tidak lama kemudian Yunho menggendong Lee meninggalkan ruang latihan....


Bagaimana ini????
Bagaimana kalau benar-benar terjadi sesuatu padanya???
Apakah ini semua karena aku????



Hanya kta-kata itu yang ada di pikiranku saat ini, entah kenapa aku sangat mencemaskan anak itu???? Dimana Yunho??? Kenapa dia belum kembali juga?? Padahal sudah 2 jam??


” Masih disini rupanya???” Panggil Yunho
” Bagaimana keadaannya???” Tanyaku
” Lee??? Dia hanya kelelahan saja.... sepertinya dia kurang tidur akhir-akhir ini, makannya juga tidak teratur . Dia hanya butuh istirahat total selama 2 hari..” Jawab Yunho


” Syukurlah....”
” Tapi , tetap saja dia tidak mau..... dia tetap ingin bekerja” Ucap Yunho
” Jadi maksudmu dia tidak di rumah sakit???” Tanyaku
” Tentu saja.... Dia sekarang sedang bekerja di studio, mengurus rekaman SNSD” Jawab Yunho
” Benar- benar gila....” ucap ku sambil berjalan meninggalkan Yunho
” Kau mau kemana???” Tanya Yunho
” Aku mau ke kamar kecil” Jawabku


Astaga kenapa di nekad sekali
Bagaimana jika terjadi sesuatu padanya?????
Pasti aku yang akan di salahkan..........
Baiklah aku harus segera mencarinya.....
Akupun berjalan menyusuri setiap ruangan, tapi dimana anak itu??????? Kenapa aku tidak menemukannya . Atap gedung???? Iya kenapa aku tidak mencarinya disana.... dia kan suka tempat tinggi. Akupun segera berlari menaiki tangga menuju atap gedung, dan  benar saja ternyata dia ada disana.
” Hey apa yang kau lakukan disitu” Tanyaku sambil menghampirinya
” A........ aa....aku tidak apa-apa” Jawabnya sambil berusaha mengusap air matanya
” Kau menangis.....” tanyaku
”Ti..... ti,, tidak jangan sok tahu” Jawabnya
” Jangan berbohong , ceritakan padaku apa yang sebenarnya terjadi” suruhku
” Hey sejak kapan kau jadi perhatian padaku kucing jelek” teriaknya menyindirku
” Hey ... siapa yang perhatian padamu. Jangan GR!!!” jawabku
“ Lalu kenapa kau ingin tahu apa yang terjadi padaku??”
“ Karena tantanganku.” Jawabku lirih
“ Mwo??? Tantanganmu... jadi kau pikir aku sakit hanya karena tantanganmu itu?? Hahahahhahahaha kau ini lucu sekali, aku sakit karena aku lupa tidak sarapan tadi pagi kucing jelekku sayang.....” Ucap Lee sambil tertawa
” tapi tadi Yunho bilang beberapa hari ini kau kurang tidur... kau pasti kurang tidur karena memikirkan tantangan itu kan ???” tanyaku
” Aku memang kurang tidur, tapi itu bukan karena kau!! Tapi beberapa hari ini aku memang  sedang hobi main Harvest Moon di laptop jadi tidurku kemalaman” Jawab Lee sambil tersenyum
” Syukurlah kalau begitu, jadi aku tidak perlu merasa bersalah padamu”
” Siapa juga yang menyuruhmumerasa bersalah padaku???” Sindir Lee
” Sudahlah... aku malas berdebat denganmu” ucapku sambil berjalan meninggalkan Lee








Lee P.O.V


Dimana aku???
Kenapa ada jarum infus ditanganku???
Astaga... pasti ini karena aku tadi pingsan....
Oh ya hari ini aku harus menggantikan Kim di studio
Aku harus segera kembali ke kantor.



Gumamku dalam hati sambil melepaskan infus yang terpasang di tanganku, tapi kenapa di luar ribut sekali???
” Umma dia tidak ada disini ” Teriak Changmin oppa
” Kau bohong umma tahu jika anak pembawa sial itu ada disini” Teriak seorang namja yang berusaha masuk ke dalam kamar tempat aku di rawat.
” Apa yang terjadi oppa???” betapa kagetnya aku saat melihat umma ada di lluar bersama Changmin oppa, aku ingin memeluknya tapi sebelum aku bisa memeluk umma dia sudah mendorongku hingga jatuh ke lantai
” Auw...... Umma kenapa?? Kenapa umma mendorongku???” Tanyaku sambil berusaha berdiri
” Umma kau bilang aku bukan ummamu...” teriak umma
” Umma kenapa umma bicar seperti itu???” tanyaku
” Kembalikan, kembalikan suamiku.......”
Aku hanya terdiam mendengar ucapan umma.....
” Lee.... keluar sekarang juga” Suruh Changmin oppa sambil menahan umma yang sepertinya ingin membunuhku.
Aku hanya terdiam.....
”LEE CEPAT SEKARANG KELUAR...... JIKA KAU MASIH MENGANGGAPKU KAKAKMU KELUAR SEKARANG JUGA” Teriak Changmin Oppa
” Ta.... tapi oppa” ucapku


” CEPAT KELUAR.....”
Aku pun segera berlari keluar .. sambil mengusap air mataku
”Hey, Lee kenapa kau berlari seperti di kejar-kejar hantu....” ucap Yunho sambil menghentikan langkahku
” Ti.. Tidak apa-apa oppa..... hanya saja aku harus segera kembali ke kantor”
” Bukannya tadi dokter bilang kau harus.....” ucap Yunho
” Sudahlah aku sudah sehat kok lebih baik sekarang kita segera kembali ke kantor” ucapku sambil merangkul tangan Yunho
” Baiklah..... kebetulan mobilku sudah ada di depan”
” Baiklah ayo berangkat......” ucapku sambil masuk ke dalam mobil.
Saat di perjalanan menuju kantor kata-kata umma terus terniang di kepalaku..... umma pasti sangat membenciku.... tapi bukankah umma sudah meninggal dalam kecelakaan itu bersama appa
” Hey ayo cepat turun kita sudah sampai” suruh Yunho.....
” eh... i..iya.... gomawo ne ” ucapku
“ lain kali jangan melamun saja” gerutu Yunho
” iya Mian oppa, aku masuk dulu y....” ucapku sambil berjalan masuk ke kantor, tapi saat menaiki lift entah kenapa aku ingin sekali melihat atap gedung.....


Aku ingin sekali ke atap gedung .....
Tapi bagaimana dengan pekerjaanku di studio???


  KRINGG....
KRINGG....


Annyeong haseyo......” ucapku mengangkat telefon
” Annyeong.... Lee ini aku Kim”
” Ada apa Kim?????” tanyaku
” Aku dengar kau sedang sakit”
” Ahhhh tidak juga” ucapku
”Masalah pekerjaan di studio jangan kau pikirkan tadi aku sudah menyuruh staf lain untuk menggantikankujadi sekarang kau istirahat saja”
” Mianhe Kim, aku tidak bisa membantumu” ucapku
” Kau tidak perlu minta maaf padaku yang paling penting adalah kesehatanmu”
” Gomawo Kim.....” belum selesai ucapanku tiba-tiba handphoneku sudah mati


” Hey ada apa denganmu Hp????” Gerutuku


Oh y... tadi Kim bilang di sudah menyuruh staf lain untuk menggantikannya...
Itu artinya aku bisa ke atap gedung....


Sesampainya di atap gedung .... aku memandangi kota dari atas gedung.


Sungguh sangat indah.... Tapi pemandangan ini tak seindah perasaanku hari ini.....
Kenapa selama ini kakek dan nenek memnbohongiku..... kenapa mereka bilang ibu sudah meninggal... Changmin oppa juga kenapa dia tidak pernah memberitahuku bahwa ibu masih hidup??? Apa yang terjadi pada ibu??? Jangan-jangan mereka semua sudah tak sayang padaku lagi.... atau mungkin mereka memang tidak pernah menginginkanku???


Tanpa sadar air mataku sudah mengalir membasahi pipiku




” Hey apa yang kau lakukan disitu” Tanya seorang namja
” A........ aa....aku tidak apa-apa” Jawabku sambil berusaha menghapus air mataku
” Kau menangis.....” tanya Jaejong
”Ti..... ti,, tidak jangan sok tahu” Jawabku
” Jangan berbohong , ceritakan padaku apa yang sebenarnya terjadi” suruh Jaejong sambil menatapku dengan tampang yang sok cool
” Hey sejak kapan kau jadi perhatian padaku kucing jelek” teriakku menyindir Jaejong
” Hey ... siapa yang perhatian padamu. Jangan GR!!!” teriak Jaejong
“ Lalu kenapa kau ingin tahu apa yang terjadi padaku??” Tanyaku
“ Karena tantanganku.” Jawab Jaejong lirih
“ Mwo??? Tantanganmu... jadi kau pikir aku sakit hanya karena tantanganmu itu?? Hahahahhahahaha kau ini lucu sekali, aku sakit karena aku lupa tidak sarapan tadi pagi kucing jelekku sayang.....” Ucapku sambil tertawa
” tapi tadi Yunho bilang beberapa hari ini kau kurang tidur... kau pasti kurang tidur karena memikirkan tantangan itu kan ???” tanya Jaejong dengan tampang yang mulai terlihat bingung
” Aku memang kurang tidur, tapi itu bukan karena kau!! Tapi beberapa hari ini aku memang  sedang hobi main Harvest Moon di laptop jadi tidurku kemalaman”Jawabku
” Syukurlah kalau begitu, jadi aku tidak perlu merasa bersalah padamu”
” Siapa juga yang menyuruhmumerasa bersalah padaku???” Sindirku
” Sudahlah... aku malas berdebat denganmu” ucap Jaejong sambil berjalan meninggalkanku


Setelah Jaejong pergi aku kembali melanjutkan lamunanku.........
Tidak terasa hari sudah sore , karena perutku sudah mulai lapar aku pun memutuskan untuk mengajak Changmin oppa makan malam. Aku pun segera menuju DBSK Room


” Oppa.......” panggilku sambil membuka pintu, tapi sayangnya tidak ada satupun orang di ruangan ini.
” Kau...... kenapa kau disini???? Jangan-jangan kau juga ingin membunuh Changmin” ucap seorang Yoeja, aku pun langsung membalikkan badan
” Umma......Ini tidak..” Belum selesai aku berbicara tiba-tiba umma sudah mengambil pisau yang ada di atas meja rias
” Aku akan membunuhmu, sebelum kau melakukan sesuatu pada Changmin”
” Umma. Tenang..” ucapku sambil melangkah mundur


” Kau sudah menghancurkan hidupku....  Kau sudah menghancurkan semua kebahagiaanku... Suamiku, Jerry, apa sekarang kau akan merebut Changmin dariku??? Asal kau tahu aku sangat menyesal sudah melahirkanmu di dunia ini.... Aku tidak akan membiarkanmu merebut Changmin dariku....” ucap Umma......
setelah mendengar ucapan itu aku hanya tertunduk lemas, aku sudah tidak peduli apa yang akan dilakukan umma padaku
” Hey apa yang kau lakukan!!!!!” Teriak Jaejong sambil mendorong umma yang akan menusukkan pisau padaku
” Auw.....” teriakku kesakitan, meskipun Jaejong sudah mendorong umma tapi tetap saja pisau itu menggores tanganku hingga mengeluarkan darah yang cukup banyak.
” Umma , apa yang umma lakukan disini....”Teriak Changmin Oppa  sambil menghampiri umma
” Jadi dia ibumu, apa au tahu ibumu ingin membunuh lee” Teriak Jaejong yang kelihatan sangat marah
”Umma apa yang umma lakukan????? Jika umma terus bersikap seperti ini aku akan benar-benar meninggalkan umma!!! Sekarang ayo kita pulang.....” teriak Changmin oppa  sambil menarik umma keluar
” Hey apa yang Changmin lakukan bahkan dia tidak meminta maaf padamu” gerutu Jaejong
” Sudahlah... ” ucapku lirih
” Ayo sekarag kita ke rumah sakit.........”  ucap Jaejong sambil mengulurkan tangannya
” Duduklah sebentar” suruhku
” Mwo?”Tanya Jaejong
” Sudah duduk saja aku ingin pinjam punggungmu sebentar” suruhku
” Untuk apa????? Lukamu itu harus segera diobati, kalau tidak bisa infeksi....”
” Sudahlah... ”
” Baiklah.... memangnya kau ingin menulis y???” Gerutu Jaejong


Aku pun menunduk ke punggung Jaejong...... entah kenapa kata-kata itu selalu terniang di kepalaku


Asal kau tahu aku sangat menyesal sudah melahirkanmu di dunia ini
Asal kau tahu aku sangat menyesal sudah melahirkanmu di dunia ini


Hingga akhirnya aku menangis di punggung Jaejong......


” Hey ada apa denganmu???? Kau menangis y???”Tanya Jaejong
” Kenapa??? Kenapa aku terlahir jika hanya menyusahkan orang lain..... Kenapa aku harus selamat  dalam kecelakaan itu???? Kenapa aku tidak mati saja......” teriakku sambil terus menangis
”Hey..... sebenarnya ada apa denganmu???”Tanya Jaejong  sambil memegang tanganku
’ Semuanya membohongiku..... tidak ada yang sayang padaku” keluhku
” Hey....... ada aku disini... aku menyayangimu.....” ucap Jaejong mencoba menghiburku
” Benarkah????” tanyaku
” tentu saja sekarang kita ke rumah sakit, kita obati lukamu dulu” ucap Jaejong
” Kau tidak akan berbohong lalu meninggalkanku kan???” tanyaku sambil naik ke punggung Jaejong
” Tidak akan.....” Jawab Jaejong sambil menggendongku menuju  tempat mobil Jaejong diparkir
” Jaejong.....”
” Hmm....”
” Apakah kau mau berjanji padaku ??” tanyaku
” Tentu saja”
” Jangan pernah tinggalkan aku ....” ucapku
” baiklah, aku berjanji” ucap Jaejong sambil membukakan pintu mobilnya


Jaejong yang terlihat panik, langsung mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang  cukup tinggi.




” Ayo cepat naik ke punggungku” Suruh Jaejong
” Ne...” ucapku sambil naik ke punggung Jaejong
Jaejong segera berlari menuju ruang IGD , setelah dokter selesai menangani lukaku Jaejong tetap menungguku


” A..... Ayo buka mulutmu... ada pesawat mau masuk” Ucap Jaejong  yang akan menyuapiku
” Hey.. aku bukan anak kecil lagi... tidak perlu menggunakan cara seperti itu, lagipula aku tidak lapar....” ucapku
” Kau sudah kehilangan cukup banyak darah tadi.... lagipula sepertinya kau juga belum makan malam. Jadi kau harus makan bubur ini”suruh Jaejong
” Baiklah......... tapi kau kan juga belum makan.....”
” Ini.. aku tadi juga membeli roti, setelah aku selesai menyuapimu aku akan makan roti ini” ucap Jaejong sambil menyuapiku


***
” Ayo kita pulang.....”ucapku setelah Jaejong menghabiskan rotinya
” Benarkah kau sudah tidak apa-apa???” Tanya Jaejong
” iya.... ” Jawabku


Jaejong pun mengantarkanku pulang sampai di depan apartement
” Lee....” ucapnya
” Ne.....”
”Apakah besok kau ada acara?????” Tanya Jaejong
” Tidak oppa.. memangnya kenapa???”
” Besok kau mau kan pergi bersamaku??” Tanya jaejong
” Tentu saja.....” Jawabku
” Kalau begitu Besok aku tunggu di depan kantor jam 8 pagi”
” Ne....” ucapku sambil keluar dari dalam mobil
****
Keesokannya


” Hey, kau lama sekali.....” Teriak Jaejong
” Mian oppa......”
” Kenapa kau bisa telat???? Jangan-jangan kau bingung memilih baju ya???? Tidak usah terlalu berlebihan...  aku kan hanya mengajakmu jalan-jalan bukan kencan...” Sindir Jaejong
” PD sekali kau !!!!” teriakku
” Sudahlah aku malas berdebat denganmu... ayo jalan, kita tidak punya banyak waktu” ucap Jaejong sambil menarikku
”Hey kita ada dimana???” tanyaku
” Tentu saja ada di taman bodoh.....”Jawab Jaejong
” Aku tahu ini taman..... terus kita ngapain disini???”Tanyaku
” Senyum......” ucap jaejong sambil memotretku
” Hey, apa yang kau lakukan.....”Tanyaku
” Aku ingin kita foto bersama ....” Jawab Jaejong
” Tidak mau!!!!” tolakku
” Jadi kau menolakku mentah-mentah!!!” ucap Jaejong
” Bukan begitu oppa”
” Lihat, disana ada photo box kita foto disana saja...”Ucap Jaejongsambil menarikku
”Baiklah......”
”Chese....” ucap jaejong.
” Sudah kan....”
” tiga kali lagi” ucap Jaejong
” Huh...” gerutuku sambil terus bergaya


” lumayan juga hasilnya.... ini untukmu” ucap Jaejong sambil memberikan 2 lembar foto padaku
” apa ini???” tanyaku
” Simpanlah.....” Jawab Jaejong
” Baiklah aku akan menyimpannya” ucapku..
” Kau mau kopi???” Tanya Jaejong
”Tentu..” Jawabku
” Baiklah tunggu sebentar ....” ucap Jaejong sambil berlari meninggalkanku


” Lee......” teriak Seorang namja memanggilku,
” Jerry oppa.....” ucapku
” Kita harus pulang ke Taiwan sekarang” Suruh Jerry oppa
” Ada apa memangnya??” tanyaku
” Pokoknya kau harus ikut kakak pulang sekarang juga..” Suruh Jerry oppa sambil menarik tanganku
” Ta...tapi oppa”
Ada apa ini???? Kenapa tiba-tiba kakak menyuruhku pulang ke Taiwan??? Apakah terjadi sesuatu pada nenek????
******


Kritik dan saran ditunggu^^
Gomawo^^
Buat yang tadi udah baca

Tidak ada komentar:

Posting Komentar